Gagal Menikah di Usia 23 Tahun

Dear Sahabat,
Sebenernya ane nggak ingin mengingat-ingat kenangan masa lalu yang pernah ane alami. Namun sayang kalau nggak diabadikan dalam sebuah cerita. Mungkin ceritaku ini bisa menjadi inspirasi bagi yang membacanya.

Usiaku sekarang sudah 27 tahun. Hingga saat ini ane belum menikah. Di usia 23 tahun sebenernya saya dan pacar saya sudah merencanakan pernikahan. Namun sayang kedua orang tua kami nggak menyetujuinya. Alasan utama adalah karena perbedaan suku. Saya orang jawa dan pacar saya orang betawi. Cukup lama ane mencoba meyakinkan kedua orang tuaku. Akhirnya orang tuaku setuju asalkan pacar saya mau tinggal di jawa. Kabar gembira ini langsung saya sampaikan pada kekasih saya saat itu. Namun justru ibu kekasihku yang nggak setuju.

Kami berdua mencoba meredam gelora asmara yang ada. Sambil mencari solusi atas permasalahan yang kami hadapi. Tapi sayang kedua orang tua kami tetap teguh pada pendiriannya. Tidak ada yang mau mengalah demi kebahagiaan anaknya. Akhirnya setelah enam bulan pacaran, ane memutuskan pacar saya itu. Sebenernya pacar saya nggak mau saya putuskan. Akan tetapi saya mencoba memberi pengertian padanya. Keputusan ini saya ambil agar kita bisa saling instrospeksi diri dan tidak mempertahankan egonya.

Meskipun kita sudah putus, kita tetap menjadi sahabat. Sambil berharap kita bisa bersatu dalam ikatan suci pernikahan. Setelah lama menunggu, sahabatku tersebut mendesak untuk memastikan apakah saya serius mau melamarnya atau tidak mengingat usianya sudah 27 tahun. Dengan berat hati ane nggak bisa melamarnya dan melepasnya.

Selang satu bulan tepatnya tanggal 10 januari, ane menerima email kalau dia mau melangsungkan pernikahan di Ciracas – Jakarta Timur. Dia mengundangku ke acara pernikahan tersebut. Dengan lirih aku mengatakan kalau aku nggak bisa hadir ke acara pernikahannya karena itu sama saja melukai perasaanku.

Walaupun dia sudah menikah, ane tetap berhubungan baik. Kami sering kirim pesan lewat sms dan bercanda lewat facebook. Tapi sayang suaminya nggak menyukai hubungan kami itu karena suaminya tahu kalau saya adalah mantan pacarnya. Begitu cemburunya suami sahabatku itu, sampai nomer hape sahabatku disita oleh suaminya. Sejak saat itu hubungan kami lost contact.

Pesan:
Untuk sahabatku yang akan menginjak usia 23 tahun (Penyelenggara GA). Usia 23 sebenernya masa labil dalam menghadapi pernikahan. Apakah kita akan mengikuti kemauan orang tua kita dan mendapatkan restu atau menentukan pasangan kita sendiri sesuai pilihan kita. Cobalah bicarakan dengan baik-baik dengan kepala dingin. Jangan sampai kamu melukai perasaan kedua orang tua kamu. Bagaimanapun juga ridha Tuhan terletak pada ridha kedua orang tuamu.

“Tulisan ini diikutsertakan dalam 23 Tahun Giveaway”

23 Tahun giveaway

Iklan

7 responses

  1. Munkin diantara sobat blogger ada yang bertanya-tanya. Saya berumur 23 tahun kok ceweknya berumur 27 tahun. Selisih umur kami memang empat tahun. Dan mantanku tersebut sebenernya adalah guru Bahasa Inggris saat saya menimba ilmu di ATC Mercedes-Benz.

  2. iyaaa, saya udah 23,5 tahun belum berani nikah, hihi

    sabar Mas …
    semoga segera dipertemukan yang lebih baik lagi ^^

    eh Masnyaaa, saya juga bikin giveaway loh. Cek deh di labels giveaway blog saya: argalitha.blogspot.com
    ikutan mau gak? hehe
    tengkiyuuu, sukses dan semangat selaluuu ^^

  3. sabar gan*moga nama ente morgan*,bukan jodoh . .

  4. Terima kasih sudah ikut meramaikan 23 tahun giveaway…
    ditunggu pengumumannya ya Sob ^.^

  5. Semoga sukses GA nya.. dan tentang pernikahan di usia 23 tahun.. mengingatkan saya kepada seseorang ๐Ÿ™‚

  6. waaaaaa.. ceritanya sangat menyentuh, mirip2 dikit sama kisah cintaku hiksss
    yg sabar ya, smg segera mndapat jodoh
    sukses buat GAnya n salam kenal

  7. kalau urusan sama mantan itu paling sensi bikin apah2 jadi serasa suram, cemburu itu wajar lah yaa ๐Ÿ˜€

    eehh tapi semoga dapet jodoh yaa om ๐Ÿ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: