Category Archives: Motivation

Mimpikanlah Yang Besar

Orang yang hanya memimpikan yang kecil, tidak mungkin pantas untuk memimpin keluarga yang impiannya besar.

Bagaimana mungkin pribadi yang tak memiliki impian, bisa menarik bagi calon pasangan hidup yang memimpikan peran kehidupan yang besar?

Bagaimana mungkin seorang suami, yang impiannya kecil dan penakut, bisa membahagiakan istri yang rencananya besar bagi kemajuan keluarganya?

-Mario Teguh-

Nakal Dan Kriminal Berbeda

Adik saya yang baik hatinya, nakal dan kriminal itu berbeda.

Nakal adalah perilaku anda yang kelebihan energi, banyak akal, menyukai humor, menentang peraturan yang tidak logis, dan suka berlaku tidak lazim.

Kriminal adalah perilaku orang yang tidak menghormati hak orang lain, menyebabkan kerusakan dan kerugian kepada sesama dan alam.

Anak nakal memiliki bahan dasar pembentuk pemimpin besar.

-Mario Teguh-

Ikhlas Melaksanakan Nasehat Baik

Memang menjalankan nasehat tak semudah menyampaikan nasehat, tapi apakah itu alasan untuk tidak memperbaiki kelemahan hidup?

Kemiskinan dan ketertinggalan tidak bisa diperbaiki dengan menyalahkan orang lain. Telah banyak orang yang tadinya lebih miskin dan kurang terdidik daripada kita yang hari ini sukses besar, karena ikhlas melaksanakan nasehat baik.

Jangan membuang-buang tenaga mengeluhkan yang sulit, jika yang mudah saja belum anda coba. Cobalah, lalu perhatikan yang terjadi?

-Mario Teguh-

Cinta Adalah Kekuatan Yang Membangun

Rasa sakit dalam penyesuaian dua jiwa yang tadinya sendiri dan mandiri adalah rasa yang menjanjikan kebersamaan yang lebih indah.

Sehingga jika kepedihan itu bukan untuk menjadikan kebersamaan anda lebih bernilai, pasti itu bukan cinta.

Cinta tidak pernah menyiksa. Tapi cara-cara yang salah dalam mencintai adalah sumber dari penyiksaan terbesar dalam keluarga.

-Mario Teguh-

Nasib Itu Tidak Permanen

Nasib itu tidak permanen
Ia membaru menuruti kesungguhan kita untuk membarukan sikap kita.
Ia sangat lentur, luwes, dan menuruti perintah kita tanpa bertanya.
Dan ia menuruti kemauan kita tanpa menyumbangkan pendapatnya sendiri.
Sehingga, nasib buruk tidak bisa menempel lama kepada kita yang cepat memilih kedamaian sebagai isi hati, dan kebaikan sebagai warna dari tindakan.

-Mario Teguh-

Orang Berbakat Yang Berhasil

Orang-orang yang berbakat untuk mencapai keberhasilan besar, selalu memiliki banyak pekerjaan yang sedang dilakukannya dengan bersungguh-sungguh, yang satu demi satu mewujud dan menjadi landasan kemampuannya untuk melayani bagi kebahagiaan sesamanya.

Selama yang kita kerjakan adalah untuk menjadikan kita pelayan bagi kebaikan hidup sesama, kebaikan hidup kita dijamin oleh Tuhan yang maha sejahtera.

-Mario Teguh-

Kekuatan Dan Kelemahan

Mereka yang hidupnya lemah, bukan karena tidak memiliki kekuatan atau dibebani oleh terlalu banyak kelemahan. Mereka melemahkan hati dan pikirannya sendiri, dengan meratapi kelemahan, dan tidak mensyukuri kekuatan.

Kita berhasil bukan karena kita tidak memiliki kelemahan. Kita berhasil karena meskipun kita memiliki kelemahan, kita tetap berfokus mensyukuri dan menggunakan kekuatan-kekuatan kita.

-Mario Teguh-

Pikirkan Dengan Baik – Lakukan Dengan Baik

Telah banyak orang masuk ke dalam masalah yang pelik, karena tidak membiasakan diri untuk berpikir dengan baik, dan tidak tegas untuk melakukan yang sudah dipikirkannya sebagai tindakan yang baik. Itu sebabnya banyak orang baik yang masih gelisah hidupnya.

Ketegasan tidak menjamin kedamaian, tapi tidak ada kedamaian yang bisa dicapai tanpa ketegasan.

-Mario Teguh-

Pekalah Terhadap Kebaikan

Janganlah melatih hati anda untuk lebih peka terhadap hal-hal yang tidak menyenangkan anda. Karena dengannya, kedamaian anda mudah koyak, dan kemarahan akan menjadi raja emosi anda yang tajam kepada orang lain. Dan itu akan merampas senyum dari wajah anda dan kedamaian dari hati anda.

Latihlah hati anda untuk lebih peka terhadap kebaikan, lalu perhatikan apa yang terjadi?

-Mario Teguh-

Perubahan

Bagi bayi, perubahan untuk menjadi pribadi yang lebih kuat dan lebih baik, adalah sebuah proses yang alamiah.

Tapi, segera setelah dia mendewasa dan mandiri, dia mulai menolak perubahan yang memperkuat dan menjadikannya berhak bagi kehidupan yang lebih baik.

Kita semua menua, tapi tidak semua orang menua dengan bijak. Karena menua adalah proses berubah yang justru sering mempersulit perubahan.

-Mario Teguh-